Anggi adalah
salah satu temen baek gue waktu di Smakbo. Waktu kelas dua, dia jadian sama
cewe laen sekolah di deket rumahnya, nama cewenya Shiva. Kadang dia cerita ke
gue gimana dia sama cewenya. Saking deketnya, dia pernah curhat ke gue waktu
ada masalah sama cewenya. Gue sama Anggi emang lumayan deket. Kami dulu suka
ngeband bareng, berempat sama ucup dan Quni. Anggi tuh sering banget cerita
tentang cewenya, apalagi kalo ada masalah. Tapi dari isi ceritanya, gue bisa
tau kalo dia emang sayang sama Shiva.
Selama
perjalanan cintanya bareng Shiva yang gue tau, Anggi banyak banget ngadepin
masalah. Macem-macem, dari mulai keluarga Anggi yang nggak mau Anggi pacaran
dulu (soalnya Anggi anak sulung dari empat bersaudara-kalo gak salah). Terus
pas adanya cowok pihak ketiga yang suka juga sama Shiva. Wah macem-macem sampe
gue gak inget lagi deh pokonya. Intinya pada saat itu, gue pikir Anggi gak
mungkin bertahan sama Shiva.
Singkatnya gue
bilang ke Anggi, bahwa kalo Anggi bisa sampe nikah sama Shiva, gue bakal push
up 10 kali di depan penganten.
Dan ternyata gue
kena batunya. Pada tanggal 11 November 2012 berlangsung lah pernikahan Anggi
Hardi Fauzi dengan Nur Syifa Fauziah. Pastinya gue kaget waktu Anggi ngabarin
bahwa dia mau nikah. Gue seneng. Gue iri (dalam arti positif). Dan sekarang gue
kecewa sama diri gue sendiri, kecewa sama keadaan. Bahwa gue gak bisa dateng ke
nikahannya Anggi sama Shiva. Sori Nggi, seperti yang udah gue jelasin,
Palembang ke Bogor jauh, dan gue belum dapet cuti, dan gak memungkinkan untuk
tukaran.
Akhirnya gue
tetep push up 10 kali, sengaja gue rekam semoga ini memenuhi utang gue, janji
push up 10 kali kalo Anggi nikah sama Shiva. Semoga mereka berdua menyaksikan
aksi gue ini.
Dan saat ini,
gue cuma bisa nahan perasaan ingin pulang yang semakin meluap. Selalu tersentuh
hati gue pas Nyokap, atau Bokap, atau Ceu Nining, atau Hamam, atau Bi Uus, atau
Bi Opie, Thosin, Tiar, Ucup, apalagi pacar gue nanyain kapan gue pulang. Saat
ini gue kuliah, dan belum dapet cuti. Paling gue bisa pulang kalo libur kuliah
dan off kerja.
Pokonya kalo gue
mudik, gue harus datengin Anggi sama istrinya. Gue pengen tahu kayak gimana sih
Shiva yang sering diceritain yang sekarang jadi istrinya Anggi. Terus terang
aja gue belum pernah ketemu Shiva. Saat ini gue tetep berdoa, semoga pernikahan
Anggi dan Shiva mendapat ridho dari Allah, semoga pernikahannya membawa berkah,
menjadi keuarga yang sakinah, mawaddah, rohmah. Semoga Anggi mampu jadi imam
yang baik yang menuntun istrinya tetep di jalan Allah.
Video-Blogging,
atau bisa disingkat vlogging (diucapkan Vlogging, bukan V-logging), atau
vidblogging, merupakan suatu bentuk kegiatan blogging dengan menggunakan medium
video di atas penggunaan teks atau audio sebagai sumber media utama. Berbagai
perangkat seperti ponsel berkamera, kamera digital yang bisa merekam video,
atau kamera murah yang dilengkapi dengan mikrofon merupakan modal yang mudah
untuk melakukan aktivitas video blogging.
Video
blogging masih dapat disebut sebagai bentuk lain dari televisi internet. Video
blogging biasanya ada juga yang dilengkapi dengan keterangan teks atau gambar
foto, serta untuk beberapa video blogging, menyantumkan metadata lainnya.
Video
blogging sendiri dapat dibuat dalam bentuk rekaman satu gambar atau rekaman
yang dipotong ke beberapa bagian. Dengan perangkat lunak yang tersedia,
seseorang dapat menyunting video yang mereka buat dan memadukannya dengan
audio, serta menggabungkan beberapa rekaman ke dalam satu gambar, sehingga
menjadi suatu rekaman video blogging yang padu.
Video
blogging juga memanfaatkan keunggulan dari web syndication, ia dapat
mendistribusikan dirinya di internet dengan menggunakan format penyesuaian
(sindikasi), baik dengan RSS maupun Atom, untuk pemutaran ulang dan agregasi otomatis
pada perangkat mobile dan Personal Computer.
B.Sejarah
Video
blogging merupakan suatu format video dari aktivitas blogging, ia mulai
menunjukkan eksistensi yang signifikan pada tahun 2004 dan baru menunjukkan
popularitasnya yang meningkat pada awal tahun 2005. Hal tersebut ditunjukkan
dengan meningkatnya keanggotaan grup video blogging Yahoo! Secara dramatis pada
tahun 2005.
Situs
berbagi-video yang paling populer saat ini, YouTube, dibentuk pada Februari
2005. Ia termasuk dari sekian banyak situs dengan content management system
yang dapat mengelola masukan video, dan mempersilahkan para penggunanya untuk
memiliki serta mengelola halaman video milik mereka sendiri. Selain berbagi
video pada umumnya, video blogging juga merupakan kategori berbagi yang populer
di situs YouTube.
Video
blogging menawarkan pengalaman situs yang lebih kaya dibandingkan dengan
blogging dalam bentuk teks, karena ia mengkombinasikan video, suara, gambar,
dan teks, meningkatkan kandungan informasi, serta emosi, yang dibagi dengan
para pengguna internet lainnya.
Media
seperti itu membuat para penggunanya menjadi lebih bisa mengeksplorasi berbagai
cara baru dalam berkomunikasi, di mana kebanyakan pengguna yakin bahwa video
akan menghasilkan ekspresi yang lebih alami daripada tulisan.
Lebih
jauh lagi, konvergensi dari ponsel dengan fitur kamera digital mempermudah
pengunggahan video blogging yang dapat dilakukan segera setelah video direkam
dari perangkat tersebut.
C.Asal-Usul
Sebelum
video blogging menjadi suatu hal yang populer, konsep video sendiri dimulai
dari diciptakannya teknologi picturephone oleh AT&T[1] pada tahun 1956.
AT&T kemudian mulai memasang harga sebesar $160 untuk pembayaran sebuah
picturephone tiap bulannya pada tahun 1970, dan pada tahun 1992 ia menjadikannya
sebuah teknologi videophone yang dihargai $1,500 untuk pasaran rumah tangga.
Pada tahun 1966, Douglas Engelbart mendemonstrasikan sebuah videoconferencing
yang dapat menembus suatu jaringan. Selanjutnya, dalam sebuah konferensi yang
dihadiri beribu partisipan pada tahun 1968, Engelbart mendemonstrasikan
penggunaan mouse, pengerjaan pertama dari hypertext, dan sebuah bentuk video
telekonferens.
Kemudian,
pada tahun 1998, seorang bernama Adrian Miles menerbitkan sebuah dokumen
mengenai Cinematic Paradigms for Hypertext. Ia kemudian dikenal sebagai
seseorang yang membuat video blogging pertama yang pernah diketahui, yaitu pada
tanggal 27 November 2000.
Terlepas
dari perkembangan teknologi komunikasi format video itu sendiri, video blogging
mulai melanjutkan perkembangannya pada tahun 2001 saat Human Dog memulai
memasukkan postingan video ke dalam situsnya secara berkala (walaupun masih
belum masuk kategori video blogging), serta saat Macromedia memulai melakukan
eksperimen video blogging menggunakan aplikasi Flash pada tahun 2002. Sementara
itu, di waktu yang bersamaan, Chuck Olsen melakukan video blogging pertamanya
yang dipersembahkan kepada Paul Wellstone di Hari Protes Internasional, dan
pada bulan Desembernya, seseorang bernama Jeff Jarvis melakukan beberapa kali eksperimen
terhadap video blogging. Pada tahun 2003, BrowseTV memulai siaran pertamanya
dalam format video blog berupa siaran langsung melalui webcam dan laptop, yang
mensimulasikan aplikasi online dan akses televisi kabel. Para penonton dapat
memberikan komentar langsung dengan memanfaatkan fasilitas ’IM’ dan pesan
tersebut kemudian ditampilkan di layar kaca saat itu juga.
Pembuatan
video blogging selanjutnya diikuti pula oleh beberapa nama seperti Justin
Johnson dengan eksperimennya terhadap video blogging pada tahun 2003, Steve
Garfield yang memulai video bloggingnya dengan postingan berjudul 2004 The Year
of Videoblog, yang dicantumkan dalam artikel yang diulas majalah TIME secara
online di situsnya. Lalu masih ada beberapa nama lainnya seperti Peter Van Dijk
dan Adam Curry, dan beberapa nama lainnya.
Perkembangan
ini juga diikuti dengan diluncurkanya Creative Commons Publisher yang berfungsi
memberikan kemudahan akses untuk mengunggah video kapasitas besar ke dalam
internet dengan syarat mereka memiliki lisensi Creative Common tersebut.
D.Penggunaan
Untuk
membuat video blogging, biasanya dibutuhkan perangkat dengan fitur perekam
video seperti kamera digital, webcam, ponsel berfitur video, hingga kamera
video (handycam) itu sendiri. Walaupun sebenarnya sah-sah saja membuat video
blogging yang hanya berupa file mentah dari rekaman video yang dibuat, namun
kebanyakan orang kini memilih untuk menyuntingnya dan mengkombinasikannya
dengan suara dan musik, sehingga ia bisa juga menjadi sarana kreativitas dalam
membuat sebuah rangkaian cerita dalam video.
Selain
itu, biasanya durasi waktu yang dicapai dalam membuat video blogging adalah
sekitar 1-3 menit. Ini dikarenakan jumlah bandwith yang terbatas, termasuk
salah satunya di Indonesia. Semakin panjang suatu durasi dalam video blogging,
maka semakin besar pula penggunaan bandwithnya, dan untuk tempat-tempat yang
tidak bisa mengikuti besarnya bandwith tersebut, maka akan berakibat pada
proses pengunduhan yang lama.
Video
yang sudah jadi kemudian dikompresi dan ditempatkan di sebuah web server.
Konten dari video blogging kemudian juga dimasukkan ke dalam RSS Feed, serta
tautan untuk membagi tampilan video blogging tersebut kepada
komunitas-komunitas terkait.
Setelah
dipublikasikan di situs yang tersedia, orang-orang yang menontonnnya biasanya
akan memberikan respon berupa komentar di tempat yang tersedia secara langsung,
maupun respon dengan cara membuat video blogging balasan, biasanya dengan
menggunakan format Re: (judul video blogging yang direspon).
E.Perkembangan Video blogging di Indonesia
Di
Indonesia, penggunaan video blogging mulai disadari ketika pada tahun 2009
muncul sebuah video rekaman pribadi seorang aktris dan penyanyi muda terkenal
bernama Marshanda, yang tersebar luas di YouTube dan menjadi topik yang segera
hangat dibicarakan saat itu, karena video tersebut berisikan ungkapan perasaan
pribadi sang artis.
Selain
itu, fenomena video blogging yang terjadi pada tahun 2010 di Indonesia juga
ditunjukkan dengan hadirnya dua orang gadis muda asal Jawa Barat bernama Sinta
dan Jojo yang merekam diri mereka sedang menari dan menyanyikan lagu-lagu
secara Lipsync, salah satunya yang paling membuat mereka tenar ialah lagu
”Keong Racun”. Popularitas video blogging Sinta dan Jojo yang menyanyikan lagu
dengan lipsync ditunjukkan dengan pemberitaan di media massa, serta animo
masyarakat yang meniru gaya menari mereka berdua, bahkan ada yang menjadikannya
sebagai suatu kompetisi oleh masyarakat lokal di Indonesia.
Popularitas
video blogging di Indonesia, terutama yang hadir di situs YouTube juga disusul
dengan video blogging oleh Gamaliel dan Audrey, sepasang kakak-beradik yang
membagi rekaman-rekaman video mereka berdua sedang menyanyikan lagu-lagu milik
penyanyi populer. Aktivitas yang dilakukan Gamaliel dan Audrey ini dikenal juga
dengan istilah cover atau cover version, yaitu menyanyikan kembali lagu-lagu
dari penyanyi yang sudah ada atau sudah populer, di mana aktivitas ini banyak
dilakukan oleh para video blogger di YouTube.
F.Potensi Pemasaran
Dalam
memasarkan suatu produk atau brand tertentu, pemanfaatan media sosial dalam
salah satu strateginya kian menjadi populer terutama dikarenakan oleh
penggunaan media sosial yang berkembang pesat, termasuk di Indonesia.
Salah
satu bentuk strategi pemasaran yang memanfaatkan social media dengan format
video blogging di Indonesia yang pernah terjadi ialah Ririn Dumin[11]. Ririn
Dumin dikenal sebagai sosok gadis remaja yang menceritakan dirinya melalui
rekaman video dirinya yang dipublikasikan di blog, facebook, serta YouTube
miliknya, demi mencapai cita-citanya untuk menjadi seorang artis.
Dalam
beberapa blog miliknya serta video yang dikemas dengan konsep video blogging,
Ririn Dumin menampilkan sebuah rekaman yang menunjukkan bagaimana ia
benar-benar ingin menjadi bintang, dan berharap ada seorang produser yang
meliriknya. Memang video ini tampak benar-benar sebagai sebuah video personal,
sehingga banyak respon dari masyarakat yang menunjukkan ketertarikan mereka
akan aksi promosi diri yang dianggap ekstrem ini.
Hingga
pada akhirnya, terungkap bahwa Ririn Dumin merupakan karakter fiktif yang
diciptakan oleh suatu produsen obat yang hendak menarik perhatian atas iklan
yang hendak mereka luncurkan tak lama setelah video blogging ini menarik
perhatian masyarakat dan media massa.
Kejadian
tersebut menunjukkan bagaimana produsen mulai memanfaatkan media sosial sebagai
sarana untuk strategi pemasaran akan produk mereka. Tentu saja format pemasaran
melalui video blogging yang digunakan tidak melulu dengan menciptakan tokoh
fiktif, melainkan bisa juga memanfaatkan para video bloggers yang memang
memiliki popularitas tinggi atas video blogging mereka dan mempromosikan produk
secara tidak langsung melalui rekaman video blogging mereka. Untuk hal yang
satu ini, bisa dicontohkan dengan Charlie McDonnell, seorang video bloggers dan
pengguna YouTube asal Inggris yang masih belia namun sudah menjadi terkenal
dengan video bloggingnya.
G.Resiko Kejahatan dan Kasus Hukum
Sama
seperti blog, video blogging merupakan tampilan video yang menggambarkan
kejadian sehari-hari pemiliknya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan
pembuatnya mengenai berbagai macam topik, serta sarana untuk berbagi informasi,
dengan kemudian dipublikasikan secara umum. Maka dari itu, penggunaan video
blogging tidak jauh dari risiko kejahatan. Malah, dengan format video yang
lebih kaya akan visual dan audio, tingkat sensitivitas akan risiko kejahatan di
internet cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan blog yang hanya berbasis
teks dan gambar. Tak sedikit kasus-kasus yang muncul dari penggunaan internet
seperti cyberstalking serta ungkapan kebencian, hadir sebagai salah satu dampak
penggunaan internet berbasis pengguna (user-generated content) yang kian
berkembang.
Di
Indonesia sendiri, pelarangan atas media sosial terkait video blogging, pernah
terjadi, yaitu, pada tahun 2008. Sebuah video berjudul Fitna buatan politisi
sayap kanan Belanda, menampilkan konten yang dianggap menyerang suatu kelompok
agama tertentu, sehingga pemerintah Indonesia saat itu memblokir akses situs
YouTube dan MySpace, sebagai situs yang mempublikasikan video tersebut, di
Indonesia. Namun, pada akhirnya pemblokiran atas kedua situs tersebut
dihentikan pada tahun 2008.
Pada
tahun 2010, Ariel, vokalis dari band Indonesia terkenal, Peter Pan, menjadi
tersangka kasus atas tersebarnya dua buah video pribadi rekaman miliknya yang
menampilkan adegan tak senonoh berupa hubungan intim dirinya dengan seorang
selebriti lokal, Luna Maya, serta dengan artis lokal lainnya, Cut Tari di video
yang satunya. Dengan segera kasus ini menarik perhatian masyarakat Indonesia,
dan menjadi isu yang kemudian diangkat ke ranah hukum.
Akibat
kasus tersebut, pemerintah Indonesia menghimbau akan pentingnya seorang
pengguna maupun pemilik video pribadi, untuk menjaga video miliknya dengan baik
agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak diharapkan, terutama di
saat social media dan internet menjadi mudah di tengah perkembangan teknologi
di Indonesia. Selain itu, pemerintah Indonesia juga menghimbau bahwa penting
juga bagi pengguna video blogging atau para video bloggers, untuk lebih
memperhatikan dan menyeleksi konten yang akan ditampilkan dalam video yang
dibuatnya.
Untuk
menempatkan video dari youtube pada artikel blog caranya tidak sulit.
Berikut
ini langkah-langkahnya;
1.
Buka site youtube.
2.
Cari dan pilih video yang ingin anda pasang di blog.
3.
Jika sudah menemukan videonya, klik bagi/share di bawah video tersebut
4.
Kemudian klik Sematkan.
5.
Copy semua kode embed dalam kotak di bawahnya. Namun sebelum copy, anda bisa
setting lebar layar video agar sesuai dengan lebar kolom posting blog anda.
6.
Bawa copy kode embed video youtube ke dalam blog Anda. Pastekan pada mode html.
Sebelumnya gue mau bilang, adalah suatu kebahagiaan tersendiri apabila ada yang baca tulisan gue dan tertarik buat kenal sama gue karena tulisan gue. Yap, gue udah rasain kebahagian itu :D
Kali ini gue mau sedikit berbagi tentang pengetahuan yang gue tahu. Gue mencoba menyampaikannya berdasarkan pemahaman gue dengan bahasa yang sederhana agar mudah dimengarti. Tapi tentu aja apa yang gue tulis ini nggak sepenuhnya bener. Untuk itu gue mohon maaf apabila ternyata ada kesalahan di tulisan gue. Maklum lah, gue masih newbie. Setiap kritik, saran, atau masukan yang sifatnya membangun sangat gue harapkan adanya. Well, cekidot!
Oke, sebagai mahasiswa Psikologi gue diajarin teori Sigmund Freud tentang motivasi atau dorongan. Yaitu adanya id, ego, dan super ego yang mendorong individu melakukan sesuatu.
Yang pertama adalah id, bisa dibilang id adalah dorongan yang berasal dari diri sendiri tanpa adanya pengaruh lingkungan. Contohnya adalah: makan karena lapar, belajar karena ingin pintar. Berikutnya adalah super ego. Yaitu dorongan yang dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Misalnya pake bb karena temen-temen pake bb padahal nggak butuh. Kasarnya, super ego adalah topeng. citra yang ingin diperlihatkan kepada orang lain. Berikutnya adalah ego. Ego di sini bertindak sebagai 'jembatan' yang menyeimbangkan antara id dan super ego. Misalnya sesorang yang belum menikah memiliki dorongan (id) untuk berhubungan seksual, maka ego akan 'meredam' keinginan tersebut. Karena apabila dorongan tersebut dipaksakan, bukan tidak mungkin terjadinya hal-hal yang menyimpang dari norma maupun agama. Contoh lainnya adalah sesorang yang kemampuan ekonominya pas-pasan mengikuti pola hidup mewah karena pengaruh tetangganya (super ego). Maka ego akan bertindak 'meredam' keinginan individu tersebut karena pola hidup mewah tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi individu tersebut. Ego membantu individu untuk bersikap realistis.
Komposisi id-ego-super ego pada suatu individu akan berbeda dengan individu lainnya.Hal ini disebabkan masing-masing individu memiliki pribadi yang khas. Selain itu pengaruh lingkungan juga akan berpengaruh bagi suatu individu. Seorang individu seharusnya menemukan komposisi id-ego-super ego yang sesuai agar menjadi pribadi yang sehat.
Dorongan ini selanjutnya menjadi motivasi atau alasan untuk berbuat sesuatu. Teori Abraham Maslow menyatakan ada lima kebutuhan suatu individu yang seharusnya dipenuhi:
Kebutuhan fisiologi. Yaitu kebutuhan yang berkaitan dengan fisik seperti kebutuhan untuk makan dan minum.
Kebutuhan akan rasa aman. Misalnya korban bentrok yang mengungsi dari wilayah sengketa.
Kebutuhan untuk disayangi dan dicintai. Hal yang lumrah dan merupakan fitrah manusia untuk mencintai dan dicintai oleh sesama manusia.
Kebutuhan untuk dihargai. Tentu aja seseorang butuh dihargai, ingin diakui eksistensi atau keberadaannya.
Kebutuhan aktualisasi diri. Seperti menuntut ilmu di perguruan tinggi untuk memperoleh pendidikan. Atau mengikuti trend yang sedang merebak di masyarakat.
Kebutuhan-kebutuhan tersebut sejatinya berbentuk hierarki. Seperti piramida yang dasarnya besar/luas, semakin keatas semakin berkurang/kecil. Kebutuhan yang paling bawah dipenuhi terlebih dahulu sebelum memenuhi kebutuhan berikutnya.
Indonesia! menurut gue Indonesia merupakan negeri yang patut dibanggakan. Bagaimana tidak, Indonesia punya banyak rakyat yang bisa bersatu di bawah naungan NKRI, bersemboyan Bhinneka Tungal Ika, di bawah naungan merah putih. Istimewanya, bangsa Indonesia mempunyai latar belakang yang berbeda-beda. Dari Sabang sampai Merauke, ada banyak suku dan kebudayaan yang hidup saling berdampingan, bersatu. Tentu aja bukan hal yang mudah buat mempersatukan berbagai suku dari berbagai pulau di Negeri ini. Memang dilihat dari latar belakangnya, kesamaan nasib lah yang mempersatukan bangsa Indonesia. Beruntung lah kita punya para pahlawan dan proklamator yang memiliki keinginan luhur mempersatukan tanah air.
Bagaimana tidak, jumlah pulau yang ada di Indonesia lebih dari 13.000 pulau, tersebar bagai untaian perhiasan. Kepulauan di Indonesia sangat khas terlihat di peta dunia. Penduduknya dari berbagai suku yang memiliki bahasa, budaya, agama, dan ciri khas yang berbeda. Belum lagi kekayaan yang dimiliki. Kekayaan alamnya, peninggalan yang bersejarah, keindahan pariwisata, aneka macam tumbuhan dan hewan. Kekayaan sumber daya manusia yang unggul: banyak orang pintar di Indonesia yang diakui dunia, banyak anak Indonesia yang menang olimpiade internasional. Banyak sekali kekayaan yang ada di Indonesia!
Tapi miris, masih banyak bentrok antar warga di berbagai daerah. Contohnya di Makassar, di Lampung Selatan. Banyak kekayaan alam Indonesia tidak termanfaatkan dengan maksimalkan. Kelangkaan bahan bakar minyak, impor bahan makanan. Amanat undang-undang tanah, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat belum sepenuhnya terlaksana. Malah banyak orang pintar Indonesia berkontribusi untuk negara lain. Ironis. Belum lagi kejahatan di mana-mana, korupsi merajalela. Huh, jangan sampai burung garuda berpaling ke kiri atau malah geleng-geleng kepala.
Masih banyak yang harus dibenahi, dimulai dari diri sendiri. Lanjutkan perjuangan para pejuang. Ciptakan masa depan bagi generasi penerus.
Bangkit bersatu Indonesiaku.
Pagi-pagi gue buka facebook liat status orang-orang pada nulis wishes di bulan November. Ada yang pengen dapet pacar lah, ada yang pengen digebet lah, macem-macem pokoknya. Lalu terpikirlah oleh gue, bulan November. Memang nggak ada yang spesial di bulan November. Tapi lagu favorit gue bawa-bawa November di sebelah kata hal yang gue sukai: Hujan. Judulnya November Rain. Lagu ini mulai dibawain sama band Guns and Roses kira-kira awal tahun 1990an, gue sebenernya gak tau persisnya kapan.
Lagu ini menurut gue mengandung unsur-unsur yang bagus. Dimulai dari intro, dentingan piano yang bernada sendu mampu membuat gue terhanyut terbawa suasana. Kira-kira intronya dua menit, termasuk panjang memang buat sebuah intro lagu. Terus dilanjut sama suara vokalisnya yang bagi gue terdengar sangat seksi. Menuturkan kata-kata yang bikin gue termenung berpikir, menurut gue suara Axl Rose cocok banget di sini. Lagu terus mengalir sampe bagian dimana gitarisnya Saul Hudson as known as Slash memainkan gitar solo yang lagi-lagi bikin hanyut terbawa suasana. Hmmm, sulit kayaknya menyampaikan lewat kata-kata.
Mimpi, semua orang berhak buat bermimpi. Tapi gak semua orang berhasil membuat mimpinya menjadi kenyataan. Gue juga punya mimpi. Mimpi yang sampe sekarang gak bisa kesampean kayak lahir sebagai anak presiden. Ada juga mimpi yang gak kesampean karena gue emang gak lagi berkeinginan untuk memimpikannya. Contohnya dulu gue pengen kuliah perminyakan terus gawe di timur tengah dengan gaji yang besar. Tapi sekarang gak lagi. Karena gue cinta Indonesia (yeah, boleh bilang 'wow!').
Maksud gue, mimpi itu sendiri bisa aja berubah menyesuaikan dengan keadaan maupun kondisi lingkungan. Seseorang boleh bercita-cita, berusaha buat dapetin cita-citanya, tapi tetep Tuhan yang menentukan. Tuhan tau apa yang terbaik buat hamba-Nya. Seperti saat ini, gue mulai bisa membaca arah minat dan kemampuan yang gue punya. Kalo dulu waktu masuk kuliah gue belum ngebayangin bakal kayak gimana kalo udah lulus kuliah, sekarang gue mulai membayangkan ke depannya gue bakal gimana. Mungkin bayangan angan-angan itu yang saat ini pantas gue sebut mimpi.
bismiLlahiRrahmaniRrahim
Gue pengen ngejalanin kuliah Psikologi dengan sungguh-sungguh, konsisten sampe lulus nanti. Gue pengen skripsi gue jadi masterpiece yang berguna buat tempat gawe gue maupun buat masyarakat luas. Setelah gue memberikan sumbangsih buat perusahaan dan masyarakat, gue pengen ngelanjutin kuliah S2. Pengennya sih dikuliahin sama perusahaan, di Universitas Indonesia (gak mesti di UI sih, tapi utamakan negeri). Gue pengen ngambil Manajemen Pendidikan, atau Psikologi Pendidkan, atau Psikologi Perkembangan. Selanjutnya gue pengen terus kerja di perusahaan tempat gue kerja sekarang, tapi sambil ngajar. Jadi dosen di Jurusan Psikologi Universitas Sriwijaya.
Kenapa harus ngajar di Unsri?
Gue pengen tetep kerja di tempat kerja yang sekarang, kalo bisa di Satuan Pengawasan Intern (karena menurut gue, ini cocok buat gue). Tapi gue juga pengen punya kegiatan (dan penghasilan) 'sampingan' dari ngajar di perguruan tinggi. Intinya gue pengen mengabdi di perusahaan dan di perguruan tinggi. Seperti motto Unsri: Ilmu Alat Pengabdian. Terlebih lagi gue menemukan kesenangan tersendiri ketika gue bisa berbagi ilmu ataupun berbagi pengalaman dengan orang lain. Gue pengennya ngajar di Unsri karena gak terlalu jauh dari perusahaan tempat gue bekerja.
Yah, sekali lagi, manusia bermimpi dan berusaha, Tuhan yang menentukan. Gue gak berhak memaksakan kehendak dari tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. Gue hanya mampu bermimpi dan berusaha, sambil berdoa: Semoga gue diberikan pilihan yang terbaik.
Munandar (1999) menyatakan bahwa
ciri individu yang kreatif menurut para ahli psikologi antara lain adalah bebas
dalam berpikir, mempunyai daya imajinasi, bersifat ingin tahu, ingin mencari
pengalaman baru, mempunyai inisiatif, bebas berpendapat, mempunyai minat luas,
percaya pada diri sendiri, tidak mau menerima pendapat begitu saja, cukup
mandiri dan tidak pernah bosan.
Lebih lanjut Munandar (1999) menjelaskan ciri-ciri pribadi kreatif meliputi
ciri-ciri aptitude dan non-aptitude. Ciri-ciri aptitude yaitu ciri yang
berhubungan dengan kognisi atau proses berpikir :
a. Keterampilan berpikir lancar, yaitu kemampuan mencetuskan banyak gagasan,
jawaban, penyelesaian masalah, atau pertanyaan.
b. Keterampilan berpikir luwes, yaitu kemampuan menghasilkan gagasan, jawaban,
atau pertanyaan yang bervariasi, serta dapat melihat suatu masalah dari sudut
pandang yang berbeda-beda.
c. Keterampilan berpikir orisinal, yaitu kemampuan melahirkan ungkapan yang
baru, unik, dan asli.
d. Keterampilan memperinci (mengelaborasi), yaitu kemampuan mengembangkan,
memperkaya, atau memperinci detil-detil dari suatu gagasan sehingga menjadi
lebih menarik.
e. Keterampilan menilai (mengevaluasi), yaitu kemampuan menentukan penilaian
sendiri dan menentukan apakah suatu pertanyaan, suatu rencana, atau suatu
tindakan itu bijaksana atau tidak
Ciri-ciri non-aptitude yaitu ciri-ciri yang lebih berkaitan dengan sikap atau
perasaan, motivasi atau dorongan dari dalam untuk berbuat sesuatu :
a) Rasa ingin tahu;
b) Bersifat imajinatif;
c) Merasa tertantang oleh kemajemukan;
d) Berani mengambil risiko;
e) Sifat menghargai.
Sund (dalam Nursito, 2000) menyatakan bahwa individu dengan potensi kreatif
memiliki ciri-ciri yaitu:
(a) mempunyai hasrat ingin tahu, bersikap terhadap pengalaman baru,
(b) panjang akal,
(c) keinginan untuk menemukan dan meneliti,
(d) cenderung lebih suka melakukan tugas yang lebih berat dan sulit,
(e) berpikir fleksibel, bergairah, aktif dan berdedikasi dalam tugas,
(f) menanggapi pertanyaan dan mempunyai kebiasaan untuk memberikan jawaban
lebih banyak.
Berdasarkan uraian sebelumnya dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri individu yang
kreatif adalah bebas dalam berpikir dan bertindak, mempunyai daya imajinasi,
bersifat ingin tahu, ingin mencari pengalaman baru, mempunyai minat yang luas,
mempunyai inisiatif, bebas berpendapat, tidak pernah bosan, dan merasa
tertantang oleh kemajemukan